tak ada yang pantas keluar dari bibir ku
kecuali sesal ku….
nelangsa aku termenung akan segala ke egoan ku
yg membawa ku pada luka terperih…
tak kucintai cinta dengan semestinya…
dan cinta murka….
menyayat ujung hati ku dan terburai berserakkan
karna ego ku….
butiran hangat yg menetes di pipi sebagai tanda sesal yang tak berujung
kaki ku mencoba melangkah kecil bersama dengan sesal ku
memulai arti dari sebuah arti…
memaknai cinta dari sebuah tragedi…..
Maafkan aku…..kan ku balut luka terperih mu atas ego ku…
Laki-laki Pemalu di Jaman Edan
14 tahun yang lalu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar