Tertatih, berdiri untuk dapatkan tempat di hatinya
tak ada yang perlu di sesali
karena itu lah yang ku maksud cinta sejati
selau memberi dan memberi
walau di mata tak ada di hati
dan tak prenah peduli
Tangisku hilang di telan malam
kebisingan menjadi teman dalam kesakitan
sendiri menikmati keadaan
dan dari jauh aku melihatmu yang tak hirau kan perasaanku
Aku terus saja mencari makna di balik cinta yang ku rasa
aku terus saja berlari ke tempat yang ku suka
aku menunggu hari dimana kau
pahami perasaanku
akan cintaku
Dan di tengah persimpangan
ada pandangan yang berliku jawaban
tawa bahagia yang kau lemparkan
untuknya yang sedang kau pegang erat tangannya
Namun
aku akan tetap setia
untuk cinta yang ku rasa
sampai esok aku lupa….
Laki-laki Pemalu di Jaman Edan
14 tahun yang lalu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar