Bisik itu lah yang melontarkan aku lagi
pada kenangan yang menyelinap lewat sunyi
setelah sekian lama sempat meronta
hingga makin semerah senja
lalu perlahan kubiarkan reda
bisik itu lah yang membuka kembali robekan gelisah
dalam tahun-tahun yang merekah
saat luka baru menggantikan luka lama
dan kau tak pernah tau tentang itu
semua terus membangunkan ku
tentang apa yang bisa tenggelam
namun tak bisa di lenyapkan
dengan gelas-gelas kosong
yang terus terisi dengan tetesan rindu
dengan bibir berkatup ku dengar lagi
bisikan yang terus datang
meski waktu belum juga berpihak
untuk hadirkan dirimu dalam petang.
Laki-laki Pemalu di Jaman Edan
14 tahun yang lalu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar